MARIO - Mahasiswa KKN IAIN Parepare Angkatan 37 Posko 73 Desa Mario melaksanakan salah satu program kerja (proker) KKN berupa pelatihan bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pembuatan laporan keuangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Mario pada Rabu, 29 Juli 2026.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengurus BUMDes dalam menyusun serta mengelola laporan keuangan secara lebih tertib, sistematis, dan transparan.
Kegiatan menghadirkan Indriyani, M.Ak., dosen IAIN Parepare, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, pemateri memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan transaksi, pengelolaan keuangan, serta penyusunan laporan keuangan BUMDes yang dapat dipertanggungjawabkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Mario H. La Tejjo, S.E., bersama staf Desa Mario, serta Ketua BUMDes H. Ibrahim bersama para anggota BUMDes. Kehadiran Pemerintah Desa dan pengurus BUMDes menunjukkan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa KKN yang berorientasi pada peningkatan kapasitas pengelola usaha desa.
Dalam kegiatan pelatihan, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan BUMDes. Mahasiswa KKN bersama pemateri kemudian memberikan penjelasan dan pendampingan agar pengurus dapat lebih memahami proses penyusunan laporan keuangan.
Kepala Desa Mario H. La Tejjo, S.E. menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi pengurus BUMDes dalam meningkatkan tata kelola keuangan dan mendukung pengembangan usaha BUMDes ke depannya.
Sementara itu, mahasiswa KKN IAIN Parepare Angkatan 37 Posko 73 berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Desa Mario, khususnya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengurus BUMDes.
Pelatihan penyusunan laporan keuangan ini menjadi salah satu wujud kolaborasi antara mahasiswa KKN, IAIN Parepare, Pemerintah Desa Mario, dan BUMDes dalam mendukung tata kelola kelembagaan desa yang lebih baik, profesional, transparan, dan akuntabel.